Kisah Risma Jebolan ITB Yang Bekerja Di BUMN Mendadak Resign Sekarang Sedang Mendalami Menjadi Social Entrepreneur. Risma merupakan sosok inspiratif yang membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu harus mengikuti jalur konvensional. Sebagai lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), ia sempat bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan karier yang stabil. Namun, di tengah kenyamanan tersebut, Risma justru mengambil keputusan besar dengan mengundurkan diri. Keputusan itu menjadi titik awal perjalanannya dalam mendalami dunia social entrepreneur yang penuh makna dan tantangan.
Latar Belakang Kisah Risma
Perjalanan hidup Risma tidak terlepas dari latar belakang pendidikan dan lingkungan yang membentuk cara berpikirnya. Sejak awal, ia dikenal sebagai pribadi yang berorientasi pada dampak sosial. Oleh karena itu, pilihan hidup yang diambilnya mencerminkan nilai dan idealisme yang kuat. Latar belakang inilah yang akhirnya mendorong Risma untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman.
Pendidikan ITB
Sebagai jebolan ITB, Risma terbiasa dengan pola pikir kritis dan analitis. Selama masa kuliah, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kampus. Selain itu, pengalaman akademik tersebut membentuk kepekaannya terhadap permasalahan masyarakat. Dengan bekal ilmu dan pengalaman itu, Risma mulai memikirkan peran yang lebih besar bagi lingkungan sekitar.
Karier Di BUMN
Setelah lulus, Risma berhasil meniti karier di sebuah BUMN ternama. Pekerjaan tersebut menawarkan kestabilan finansial dan jenjang karier yang jelas. Namun demikian, seiring waktu, Risma merasa ada kekosongan batin yang tidak bisa diisi oleh rutinitas kantor. Meskipun kariernya berjalan baik, ia mulai mempertanyakan makna dari pekerjaan yang dijalaninya.
Pencarian Makna Hidup
Pencarian makna hidup menjadi fase penting dalam perjalanan Risma. Ia mulai menyadari bahwa kebahagiaan tidak hanya berasal dari jabatan atau gaji. Oleh sebab itu, Risma perlahan mengevaluasi tujuan hidupnya secara lebih mendalam. Proses refleksi ini menjadi awal dari keputusan besar yang akan mengubah arah hidupnya.
Keputusan Kisah Risma Resign
Keputusan Risma untuk resign dari BUMN tentu bukan hal yang mudah. Banyak pertimbangan emosional dan rasional yang harus ia hadapi. Meski demikian, keyakinan terhadap panggilan hidupnya semakin kuat. Akhirnya, Risma memilih untuk mendengarkan suara hatinya dan melangkah maju.
Tantangan Internal
Secara internal, Risma sempat dilanda keraguan dan ketakutan. Ia memikirkan risiko finansial dan pandangan orang-orang terdekat. Namun, ia menyadari bahwa rasa takut tersebut tidak boleh menghentikan langkahnya. Dengan keberanian dan tekad, Risma belajar menerima ketidakpastian sebagai bagian dari proses pertumbuhan.
Dukungan Keluarga
Dukungan keluarga memainkan peran besar dalam keputusan Risma. Meskipun awalnya ragu, keluarga akhirnya memahami alasan di balik pilihannya. Dukungan moral tersebut memberikan kekuatan tambahan bagi Risma. Berkat kepercayaan keluarga, ia semakin mantap melangkah ke fase baru kehidupannya.
Langkah Awal Baru Kisah Risma
Setelah resmi resign, Risma tidak langsung menemukan jalannya. Ia memanfaatkan waktu untuk belajar, membaca, dan mengikuti berbagai forum sosial. Langkah awal ini membantunya memahami ekosistem social entrepreneurship secara lebih luas. Perlahan namun pasti, arah barunya mulai terbentuk.
Baca Juga : Anak Penjual Ikan Sempat Viral Kini Bersekolah Di Sekolah Rakyat Medan
Kisah Risma Menjadi Social Entrepreneur
Memasuki dunia social entrepreneur menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Risma. Bidang ini menuntut keseimbangan antara misi sosial dan keberlanjutan bisnis. Namun, Risma melihatnya sebagai wadah untuk menciptakan dampak nyata. Dengan semangat belajar, ia mulai membangun fondasi yang kuat.
Fokus Dampak Sosial
Risma menempatkan dampak sosial sebagai prioritas utama. Ia ingin menciptakan solusi yang mampu memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap ide bisnis selalu ia kaitkan dengan manfaat sosial. Pendekatan ini membuat usahanya memiliki nilai lebih dibanding bisnis konvensional.
Proses Pembelajaran
Proses pembelajaran menjadi bagian penting dalam perjalanan Risma. Namun, ia mengikuti pelatihan, mentoring, dan komunitas Social Entrepreneur. Selain itu, ia belajar dari kegagalan dan pengalaman lapangan. Dengan konsistensi, Risma terus meningkatkan kapasitas diri dan kualitas program yang di jalankan.
Visi Jangka Panjang
Selain itu, risma memiliki visi jangka panjang untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Ia tidak hanya ingin membantu sesaat, tetapi membangun sistem yang mandiri. Visi ini menjadi kompas dalam setiap keputusan yang di ambil. Dengan arah yang jelas, Risma melangkah lebih percaya diri.


Tinggalkan Balasan